Freelance = Pekerja Bebas ??

Freelance[fri lens] dalam Google Translate berarti (adj)lepas,bebas atau (n)pekerja bebas.

Di pertengahan bulan Desember tahun lalu gue baru saja mengundurkan diri dari sebuah perusahaan swasta, yang sudah hampir 5 tahun gue dedikasikan diri gue bekerja di perusahaan tersebut (jadi terharu :'( ). Seperti kebanyakan setiap orang yang akhirnya mengambil jalan untuk freelance dikarenakan bosan dengan segala aturan-aturan kantor yang menjemukan atau dengan kata lain 'pengen bebas sesuka gue'. Gue pun akhirnya memberanikan diri untuk menjadi seorang 'freelancer'. Dan waktu pun berjalan (emang sejak kapan waktu berenti :p), gue sepertinya tidak mendapatkan kebebasan yang seperti gue pikirkan selama ini. Malah sepertinya lebih 'bebas' pada saat gue masih menjadi karyawan tetap. Loh, kok? Iya, coba pikirkan, kerja 8 jam malah mungkin tidak sampai 8 jam, tapi digaji tiap bulannya.


Gue sudah tidak mungkin lagi mengharapkan gaji yang setiap bulan gue terima. Dan dengan kemampuan gue yang masih dibilang di bawah standar, terpaksalah gue harus belajar lagi apalagi dengan perkembangan teknologi yang semakin pesat. Hasil yang harus gue berikan haruslah maksimal(emangnya clientnya mau dengan hasil yang pas-pasan??). Hasil tidak memuaskan = 0 client = tidak ada pemasukan = tidak bisa makan = mati. Mati?? Ohh tidak. Maka dari itu 'kebebasan' itu gue tukar dengan waktu belajar yang semakin bertambah. Yup, hidup itu adalah suatu pembelajaran dan dengan freelance gue belajar disiplin, menjadi seorang finance, menjadi seorang project manager dan menjadi diri sendiri.

Kesimpulannya freelance = pekerja bebas?? tergantung dari persepsi anda masing-masing, bagaimana anda menyikapi 'kebebasan' itu.

0 komentar :

Post a Comment